“Ini Kisah Ku, Bagimana Dengan Kisah Mu Sendiri?”

Ini dia kisahku, kisah dimana banyak permasalahan dalam pertemanaku yang mau tidak mau harus aku lewati dan akhirnya aku kehilangan orang yang berharga dalam hidupku.

MPLS:

Hari dimana diriku pertama kali mengenal lingkungan sekolah dan teman-temanku, kegiatan ini baru pertama kali diriku laksanakan dan faktanya di hari pertama ini aku langsung mendapatkan teman Aulodia Sky adalah teman pertamaku, aku mempunyai  panggilan sayang untuknya yaitu lodia dirinya yang penuh senyum dan semangat selalu memberi warna pada hari-hariku. Aku selalu menjaga Lodia karna tidak ingin melepaskan pertemanan antara Lodia dan diriku, hari terahir MPLS pun berakhir sepanjang hari aku selalu bertukar pesan dengan dirinya dengan rasa tidak sabar yang selalu malanda diriku ingin cepat-cepat bertemu dengannya.

Menginjak Jenjang SMP:

Hari dimana pertama kali aku menginjak jenjang ini adalah hari senin, yang berarti hari yang tidak bisa diriku lupakan bagaimana aku bisa melupakannya? Kalau dihari itu tempat duduk ku bersebelahan dengan Lodia dan aku dapat berbincang-bincang banyak hal bersamanya. Tidak lama setelah hari itu aku terpilih menjdi ketua kelas hal tersebut adalah amanah untuk diriku jaga,sepulang sekolah pun aku menghapiri Lodia “Diaa,aku seneng banget tau bisa jadi ketua kelass” , ” Pastilahh temankuu”  disituasi itu rasanya aku sangat memiliki teman yang selalu mendukungku. Tetapi pada suatu hari ada seseorang murid yang dipindahkan ke kelas kami bernama Chelsia Putri yang aku panggil Cia, aku pun mengenalkan diriku dan teman-teman ku kepada cia. Tetapi beberapa bulan kemudian kisah pertemanan ku dengan Lodia dan Cia hancur karena diriku yang terlalu konsisten menjadi ketua kelas, aku pun bingung itu tugasku mengapa mereka malah menjadi marah kepadaku? setiap hari rasanya sepi ga ada orang-orang seperti mereka akhirnya perlahan aku mulai bangkit dari keterpurukanku dengan mengatakan pada diriku “Tuhan saja bisa memaafkan umatnya, mengapa aku dan mereka tidak bisa saling memaafkan” aku selalu tunggu momen tersebut sampai akhirnya aku sendiri lupa dengan masalahku ini karna aku sedang mengikuti program pemilihan Osis. Siapa sii yang ga tau Osis, salah satu organisasi terkenal disekolah. Akhirnya setelah beberapa lama aku mengikuti seleksi aku pun terpilih menjadi calon wakil ketua osis senang sekali rasanya tetapi dibalik itu ada juga kesedihanku karna Lodia dan Cia bahkan tidak memilih dan mendukung  diriku yang adalah teman karibnya, tetapi pada akhirnya diriku juga yang menang dan akhirnya aku menjadi wakil ketua osis

Setelahnya:

Tidak terasa sudah setengah semester saja aku tidak bertegur sapa dengan Lodia dan Cia, aku pun sudah menjadi terbiasa dengan hal tersebut, walau terkadang rasanya hidupku sepi sudah tidak ada lagi yang bisa mewarnai hidupku. Setelah aku melepas jabatan ketua kelasku tiba-tiba aku bisa masuk dalam circle pertemanan satu geng yang sangat ditakuti oleh anak kelas bagaimana tidak ditakuti karna hampir semua anak kelas masuk ke dalam circle ini. Circle Moon ya aku bisa menjadi bagian dari Moonser senang sekali rasanya, aku pun menjadi lupa dengan Lodia dan cia karna mereka adalah salah satu musuh para Moonser. Setelah beberapa bulan aku sedikit tercengangn dengan fakta bawha ketika aku menjadi bagian dari Moonser diriku hanya dimanfaatkan karna diriku yang terkenal pintar di kelas, aku pun memutuskan keluar dari Moon karna merasa hanya dimanfaatkan. Tidak berselang beberapa minggu Lodia dan Cia menyapa ku dengan senyuman lalu berkata “haii, apa kabar?” , “Haii dia, haii cia baik kok”

Aku pun kaget mengapa mereka bisa menyapa ku bukankah selama ini aku adalah musuh mereka? Lalu keesokan harinya kita semakin dekat dan memutuskan untuk kembali berteman seperti dulu. Pada suatu hari kita mendapat tugas kelompok yang dimana kita bergita satu kelompok,dan harus membuat baju yang terbuat dari koran yapp aku  yang terpilih menjadi modelnya. Aku senang sekali karna kali ini aku akan mewakili kelas ku untuk lomba busana walaupun terlihat dari raut wajah geng Moon yang tidak suka tetapi Lodia dan Cia tetap mendukung ku. Pada hari H lomba make up dan hair do ku dibantu oleh guru yang adalah wali kelasku dan pastinya Lodia dan Cia yang selalu bilang “Ayo buu jadikan Ells sebagai ratu hari ini”

Cells adalah namaku, dan mereka selalu memanggilku dengan sebutan Ells. Setelah hari itu pertemanan kita menjadi semakin baik selalu ke kantin bareng, ngobrol bareng dan ada satu kafe yang menjadi faforit kita, yaitu Kini dan nanti adalah nama kafe tersebut setiap mendekati ujian kita selalu belajar bareng di situ, eitss dibalik itu hanyalah alasan untuk izin kepada orang tua kita padahal kita selalu menghabiskan waktu hanya untuk mengopi dan berbincang saja indah bukan ketika diingat? Tetapi setelah satu semester berlalu, masalah kembali muncul.

Kenapa Sampai Bisa Terjadi?

Ini dia puncak dari masalahku,dan aku tidak pernah menyangka bawha akan menjadi seperti ini.

Jumat, 21 april 2023 jam istirahat berbunyi aku, Lodia dan Cia pun bergegas ke kantin untuk beristirahat dikarnakan sebentar lagi jam Pramuka akan segera dimulai, ketika selesai istirahat kita bertiga pun segera menuju lapangan untuk memulai apel Pramuka. Singkat cerita jam Pramuka selesai Aku, Lodia dan Cia pun ke toilet karna ingin merapihkan pakaian kita lalu Lodia cerita tentang sesosok lelaki yang membuat dirinya tertarik, tetapi pada saat itu dirinya juga sedang dekat dengan lelaki lain yang adalah kakaku sendiri sontak aku berkata kepadanya “Semua lelaki kau dekatkan?” Lodia dan Cia pun terdiam dengar perkataan ku. Tetapi pada saat itu hubungan kita masih baik-baik saja sampai akhirnya, hari Senin hari dimana menjadi hari terahir hubungan persahabatan kita. Lodia dan Cia tidak ingin berbicara dengan ku,mereka  tidak perduli dengan kehadiranku bahkan ketika diri ku bertanya “Ada,apa ini mengapa sikap kalian berubah?” Mereka hanya menatapku dengan raut muka yang kesal,aku ingin mencari tau ada hal apa yang membuat mereka begitu marah terhadapku tetapi tidak berselang lama pun mereka mengatakan yang sejujurnya kepada ku tentang hal yang membuat mereka marah terhadapku setelah aku mengetahuinya diriku kekeh karena menurutku tidak ada yang salah dalan diriku setelah pembelajaran dimulai kembali aku langsung bergegas mengambil hp karna mapel tersebut mengunakan media berbasis online aku mengetikan kata maaf “hai lodia hai cia,aku tau semua ini salahku sepi rasanya dengan tidak ada kehadiran sososok diri kalian aku ingin mengucapkan kata maaf yang sebesar-besarnya kepada kalian” isi dari pesanku aku pun menunggu dengan harapan pesanku akan terbalaskan tetapi tidak ada satu notif dari mereka akhirnya bel pulang pun berbunyi aku selalu menunggu pesan dari mereka tetapi apa? Tidak ada balasan sama sekali dari mereka. Tiba-tiba ada notif dari Lodia dan notif tersebut tidak bisa aku ceritakan secara langsung kepada kalian tetapi akhirnya Lodia ingin memaafkan ku,tidak berselang lama notif dari Cia pun muncul tetapi ia kekeh tidak ingin memperbaiki hubungannya dengan ku. Aku pun mendapatkan satu notif dari kakak kelasku yaitu Lozora Tesanika kakak kelas yang berparas cantik ia mengatakan kepadaku “Aku tau mungkin masalah yang sedang kamu alami ini rumit dan aku percaya kamu adalah pribadi yang tangguh, aku akan membantumu memperbaiki semuanya”. Aku tersenyum karna ada seseorang yang ingin membatuku aku pun menceritakan semua hal ini pada kakak kelasku yang bernama Maglassia Casiia panggil saja ia dengan sebutan Glassia, ia terkejut mendengar ceritaku karna aneh menurutnya semula aku dekat dengan Lodia dan Cia tetapi sekarang hal itu sudah memudar.

Aku tidak akan mengetahui bagaimana kelanjutan kisah pertemanan antara Diriku,Lodia dan Cia. Tetapi satu lah yang ingin aku sampaikan jika mereka membaca ini Terimakasih sudah abadi dalam kisahku.

Penulis : Jocelyn Theodore Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *