smpxaverius4bdl.sch.id, BANDAR LAMPUNG – Siapa bilang cuma analisis kesehatan yang bisa melakukan uji borax dan formalin??
Kita juga bisa lhoooo,
Nah buat sahabat xaverian lovers, dalam artikel kali ini KIR Xaveway melakukan uji borax dan formalin dengan peralatan dan bahan sederhana yang ada didapur.
Kalau mendengar kata Borax dan Formalin pasti yang terpikirkan di otak kita adalah bahan berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi, namun ternyata banyak pedagang-pedagang nakal yang menggunakan kedua bahan ini sebagai pengawet makanannya. Padahal kedua bahan tersebut dapat merusak fungsi hati, ginjal bahkan dapat memicu kanker.
Mengerikan sekalii yaa!!!!!
Dengan demikian, kita harus bisa menjadi konsumen yang bijak dalam memilih makanan yang akan dimasukkan kedalam mulut, agar tubuh selalu sehat dan bahagia.
Pada Tanggal 23 Januari 2025 kami tim KIR Xaveway melakukan Uji Kandungan Borax dan Formalin dengan bahan sederhana yaitu kunyit dan kulit buah naga. Ternyata dengan bahan-bahan sederhana yang ada didapur kita bisa melakukan pengujian sendiri.
Dalam kegiatan ini, bahan makanan yang kami jadikan sampel uji adalah : ikan asin rebus, mie cepet, tahu, bakso, nugget, mie kuning,mie basah,kerupuk,dan ikan segar.
Adapun rangkaian kegiatan yang kami lakukan adalah : membuat larutan kunyit dan juga larutan dari kulit buah naga. Cara membuat larutan tersebut sangat mudah yaitu dengan menghaluskan kunyit dan mencampurkan 50 ml air kemudian menyaringnya. Hal ini kita lakukan juga pada kulit buah naga.
Nah untuk melakukan uji kali ini sampel yang akan kita uji dibuat dalam bentuk larutan, cara membuatnya pun sama yaitu dengan menghaluskan sampel dan menambahkannya dengan 50 ml air kemudian menyaringnya.
Kegunaan Larutan kunyit pada uji kali ini adalah untuk mengetahui kandungan borax dalam makanan dan larutan buah maga untuk mengetahui kandungan formalin pada makanan.
Sampel tersebut dikatakan mengandung borax apabila setelah diteteskan larutan kunyi, sampel berubah warna menjadi merah kecoklatan dan jika warna sampel kuning orange seperti warna kunyit maka sampel tersebut aman dari borax.
Sampel dikatakan mengandung formalin apabila setelah diteteskan larutan kulit buah naga sampel berubah menjadi ungu muda (lebih pucat) dan sampel dikatakan mengandung formalin jika warnanya tetap ungu pekat seperti warna awal larutan buah naga.
Dari hasil uji yang kami lakukan didapatkan bahwa ikan asin dan ikan teri yang kami uji mengandung formalin, sedangkan kerupuk mengandung borax.
Kegiatan uji sederhana ini dilakukan oleh KIR Xaveway dengan tujuan : berbagi pengalaman pada Xaverian Lovers agar kita semua bisa melakukan sendiri uji sederhana dirumah, selain itu KIR xaveway juga ingin mengajak sobat xaverian untuk lebih reflektif dalam memilih makanan.
Ada beberapa langkah awal yang bisa kita lakukan untuk menghindari makanan yang mengandung borax dan formalin,diantaranya :menghindari makanan yang terlalu kenyal,tidak berbau setelah didiamkan seharian di suhu ruangan,tidak mudah hancur, sangat renyah dan tidak dikerubungi lalat dan semut. (Lalat dan semut aja gak mau,masa kamu mau??)☺️
Yuk sehat bersama KIR Xaveway, dengan cara menyeleksi makan-makanan yang akan dimasukkan kedalam mulutmu, karena Kamu adalah apa yang kamu makan.
Jadi kalau mau tetap sehat, maka makanlah makanan yang sehat dan tidak berbahaya untuk tubuhmu.
Penulis :
TIM Jurnalis KIR Xaveway
(Elke 8a~Aresta 8e~Jessica 8a~Echa 7b~Sarah 7d~Chika 7d~Tania 7d)
Editor : Fransiska Olivia Dewanti